cara Mengatasi angka kematian pada DOC/DOE dan DOD untuk peternak pemula



 salam indonesia

 selamat datang di blog permatakoe farm, Semoga anda dalam keadaan sehat walafiat.

   Hari ini disini admin akan mencoba berbagi pengalaman admin untuk para peternak pemula, biasanya para penghobi ternak khususnya jenis unggas yaitu bebek akan mengalami hambatan-hambatan dalam membesarkan bebek mereka yang masih kecil DOC/DOD/DOE. Pemula dalam jual beli online biasanya akan di tawarkan dengan bahasa DOC/DOD/DOE. Untuk DOC sendiri itu adalah sebutan untuk pitik ayam, sedangkan DOD untuk bebek,dan terakhir DOE sebutan untuk entok. Jadi jangan salah ketika kita mau membeli ternak yang kita inginkan.

   kali ini yang akan admin bahas adalah pitik bebek (DOD) dari hari pertama penetasan sampai umur satu bulan. Karena biasanya, angka kematian sering terjadi dari umur satu hari sampai tiga puluh hari (sebulan). Apalagi untuk penetas yang tanpa indukan, yang di tetaskan oleh mesin penetas (inkubator). Biasanya kita akan memelihara nya sampai ada pembeli atau memang ingin di besarkan sendiri untuk pedaging atau di kembangbiakan. Cara satu ini admin sendiri sudah mencobanya dan memang sudah menjadi resep turun temurun dari kakek dan orang tua admin dan di terapkan setiap setelah penetasan sampai DOD umur 30 hari. Selain cara ini admin membiasakan kandang untuk DOD itu tidak menyentuh tanah (panggung) ,admin melakukan itu agar memudahkan untuk membersihkan kandang tersebut dan agar menjauhkan DOD kita dari pemangsa/hama seperti tikus, garangan,biawak dan lain-lain. 
 O ya admin membiasakan diri untuk setiap pagi sampai sore itu memberikan sinar matahari untuk DOD (di jemur) .jangan khawatir akan kepanasan karena bebek senang tempat hangat walaupun unggas jenis ini sangat suka dengan air. Dan untuk malam harinya admin memberikan penerangan dalam kandang berukuran satu meter persegi dengan populasi 20 ekor dengan lampu  2 lampu ukuran 10watt. sebenarnya lampu itu bukan hanya alat untuk penerangan saja tetapi mempunyai fungsi lain yaitu untuk menghangatkan DOD/DOC/DOE kita ketika malam hari, terlebih di musim penghujan. usahakan juga agar ketinggian lampu di sesuaikan dengan ukuran tinggi kepala DOD itu sendiri. Untuk menghindari lampu tidak cepat putus/rusak karena di tabrak oleh DOD.

  Selanjutnya kita akan membahas pakan untuk DOD/DOE/DOC . Hal ini kadang banyak menjadi pertanyaan para peternak pemula   ''pakan apa yang cocok untuk DOC/DOE/DOD kita''??

 Sebenarnya untuk pakan sendiri, pakan pabrikan juga sudah bagus untuk mencukupi kebutuhan protein untuk ternak kita, hanya saja dalam berternak kita juga sedikit banyaknya di sarankan mengikuti intusi kita sendiri sebagai peternak. Mengingat kondisi cuaca,tempat pemeliharaan, kelayakan kandang, itu tidak sama dengan para petenak lain nya apalagi dengan lahan sempit dan minim dana  seperti admin hehe.. Meski dengan keadaan seperti itu bagi para penghobi ternak hal itu tidak menjadikan mereka surut semangat untuk berternak. 

Untuk masalah pakan DOE/DOC/DOD admin sendiri menggunakan voer yang biasa di jual di toko-toko pakan unggas, dengan kisaran harga 7/8 ribu rupiah perkilogram nya.untuk harga biasanya berbeda untuk setiap daerah masing-masing. nah untuk minum ternak nya yang mungkin berbeda dengan pembaca atau para peternak lain nya, biasanya peternak menggunakan vitamin pabrikan yang biasa di beli di toko pakan unggas ,atau dengan menambahkan ramuan herbal pada minuman ternaknya. Seperti rebusan air jahe, air rebusan daun pepaya, dan daun atau buah mengkudu untuk daya tahan tubuh ternak, itu memang bisa di aplikasikan pada ternak kita. hanya saja, admin pernah mencoba dengan cara yang tadi admin disebutkan tetapi tetap saja tidak bisa menekan angka kematian pada DOD/DOC/DOE admin.
 Jadi admin mengikuti intuisi dengan mencoba dengan hal lain yaitu dengan menambahkan obat bodrex pada minuman ternak kita, dengan cara di larutkan pada minuman tersebut. Dan terbukti setelah beberapa kali setelah penetasan admin selalu mengaplikasikan cara tersebut pada hewan ternak-ternak admin. Alhamdulilah untuk masalah angka kematian di usia 1 sampai 30 hari bisa di tekan/diatasi dan kematian ternak admin bisa di tanggulangi dengan cara tersebut. Untuk dosis nya admin biasa menggunakan satu tablet bodrek itu di larutkan dalam satu liter air.Untuk pemberiannya, admin tidak setiap hari  memberikan obat pada ternak, Biasanya 2/3hari sekali admin menggunakan cara tersebut. 

  Oke, itulah sedikit pengalaman admin dalam mengatasi angka kematian pada ternak DOE/DOC/DOD, dari umur satu sampai tiga puluh (30) hari. Semoga bermanfaat bagi para peternak dan nantikan artikel lain di blogg ini.terimakasih, dan SALAM PETERNAK INDONESIA..!!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara jitu ternak entok/mentok agar cepat bertelur kembali setelah penetasan

perbedaan merpati MK dengan merpati MB